Komite Audit merupakan salah satu perangkat penting dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik. Komite Audit yang dibentuk oleh Dewan Komisaris menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan peraturan Bapepam & LK No.IX.I.5.

Komite Audit bertugas membantu Dewan Komisaris untuk memastikan bahwa Perusahaan memiliki perangkat pengendalian internal yang baik dan memadai guna memelihara nilai aktiva Perusahaan maupun ekuitas Pemegang Saham Perusahaan. Ini mencakup pengkajian terhadap informasi keuangan Perusahaan untuk memastikan kesesuaian dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, serta dengan persyaratan penggunaan informasi sebagaimana ketentuan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Komite Audit juga mengawasi kinerja internal audit, mengkaji kebijakan audit dan implementasinya, serta mengkoordinasikan tugas audit dengan pihak audit eksternal. Komite Audit memberikan pendapat dan laporan kepada Dewan Komisaris atas semua hal yang memerlukan perhatian komisaris.

Dalam menjalankan fungsi pengawasannya, Komite Audit bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris.

Komite Audit melakukan pertemuan secara rutin 3 bulan sekali, dengan kegiatan rutin tiap tahun meliputi :

1.     Menelaah dan mengevaluasi laporan keuangan yang akan dipublikasikan oleh Perusahaan dan memberikan masukan hasilnya kepada komisaris dan direksi.

2.     Menelaah tingkat kepatuhan Perusahaan terhadap peraturan dan perundangan yang berhubungan dengan kegiatan Perusahaan.

3.     Mengevaluasi struktur organisasi Perusahaan dan memastikan terselenggaranya praktek tata kelola perusahaan yang baik.

4.     Mengkaji kebijakan internal audit dan implementasinya.

Keanggotaan Komite Audit Perusahaan diketuai oleh Komisaris Independen Perusahaan. Sejak tanggal 5 Juni 2015 Komite Audit diketuai oleh Andi Budhi Witjaksono yang merupakan Komisaris Independen Perusahaan. Dua anggota Komite Audit yang merupakan pihak independen adalah Johnson Napitupulu dan Meta.


Profil Anggota Komite Audit

Anggota - Johnson Napitupulu

  

Menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi bidang Manajemen dari Universitas Pancasila Jakarta, Master of International Business bidang Keuangan Internasional dan Studi Pasar Modal dari University of Wollongong Australia dan Master Commerce bidang Administrasi Bisnis dari Macquarie University Australia. Tahun 2003 memulai karir pada Ernst & Young Advisory Services sebagai senior konsultan. Sebagai Pendiri dan Direktur dari Business Advisory Services sejak Januari 2006. Saat ini menjabat sebagai Penasehat Independen di PT Berkat Borneo Coal sejak Januari 2012. Menjabat sebagai anggota komite audit sejak Desember 2012.


Anggota - Meta

Menyelesaikan pendidikan Sarjana Sistem Informasi dan Akuntansi dari Universitas Bina Nusantara pada tahun 2012. Memulai karir sebagai Staf Manajement Strategi di  Star Cosmos Group pada tahun 2012 dan Staf Operasional di PT Sumber Global Energy pada tahun 2013 sampai sekarang. Menjabat sebagai anggota komite audit pada bulan Agustus 2016.